Brian J. Willoughby, Nathan D. Leonhardt, Rachel A. Augustus
Jurnal Pengobatan Seksual, 2020, ISSN 1743-6095
https://doi.org/10.1016/j.jsxm.2020.10.013.
Abstrak
Latar Belakang
Sementara hubungan antara penggunaan pornografi dan kesejahteraan relasional pasangan telah menjadi subyek dari berbagai penelitian, kurang perhatian telah diberikan pada hubungan antara penggunaan pornografi dan perilaku seksual tertentu dalam hubungan tersebut.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara penggunaan pornografi, hasrat seksual, kepuasan seksual, dan perilaku seksual intercourse / non-intercourse pada setiap pasangan. Peran perancu dan moderasi dari religiusitas juga dieksplorasi.
metode
Sampel diadik dari 240 pasangan heteroseksual digunakan. Pengukuran menilai penggunaan pornografi, hasrat seksual, kepuasan seksual, dan perilaku seksual.
Capaian Hasil
Kepuasan seksual serta perilaku seksual hubungan dan non-hubungan diperiksa.
Hasil
Hasil menunjukkan perbedaan gender yang konsisten di mana penggunaan pornografi perempuan secara langsung dikaitkan dengan laporan yang lebih tinggi dari hasrat seksual perempuan, sedangkan penggunaan pornografi laki-laki secara langsung dikaitkan dengan lebih banyak keinginan pasangan laki-laki tetapi lebih sedikit dan kepuasan seksual laki-laki yang lebih rendah secara keseluruhan. Penggunaan pornografi laki-laki juga secara tidak langsung dikaitkan dengan kepuasan seksual baik untuk pasangan maupun perilaku non-intercourse dalam hubungan melalui hasrat seksual. Secara keseluruhan, religiusitas berdampak kecil pada hasil penelitian.
Terjemahan Klinis
Asosiasi kompleks antara penggunaan pornografi, hasrat seksual, dan perilaku seksual yang ditunjukkan oleh hasil kami menyoroti pentingnya penilaian dan pendidikan yang komprehensif dan sistemik seputar seksualitas saat bekerja dengan individu dan pasangan.
Kekuatan & Batasan
Kekuatan utama penelitian ini adalah penggunaan data diadik. Batasan utama adalah sifat data cross-sectional
Kesimpulan
Hubungan antara penggunaan pornografi dan berbagai hasil sangat berbeda. Studi ini memberikan langkah maju yang penting dalam menjelaskan secara lebih lengkap tentang komplikasi penggunaan pornografi dalam suatu hubungan.