Kecanduan Internet di kalangan Mahasiswa di Tiongkok: Prevalensi dan Korelasi Psikososial (2016)

Cyberpsychol Behav Soc Netw. 2016 Sep;19(9):567-73. doi: 10.1089/cyber.2016.0234.

Chi X1, Lin L2, Zhang P3.

Abstrak

Studi ini meneliti prevalensi kecanduan internet di kalangan mahasiswa di Cina dan mengeksplorasi korelasi antara kecanduan internet dan faktor psikososial. Sejumlah mahasiswa 1,173 Tionghoa (62.1 persen laki-laki, Mage = 19.65 tahun) diundang untuk mengisi kuesioner yang berisi ukuran karakteristik demografis, korelasi psikososial, termasuk kualitas hubungan orangtua-anak, kecenderungan untuk depresi, dan kompetensi psikososial, dan perilaku kecanduan internet.

Di antara siswa yang berpartisipasi, 15.2 persen digolongkan memiliki kecanduan internet. Selain itu, siswa yang melaporkan hubungan orangtua-anak yang lebih buruk, tingkat depresi yang lebih tinggi, dan tingkat kompetensi psikososial yang lebih rendah lebih mungkin melaporkan perilaku yang mengindikasikan kecanduan internet. Kecanduan internet lazim di kalangan mahasiswa di Cina.

Prediktor signifikan kecanduan internet ditemukan mencakup kualitas lingkungan keluarga (yaitu, kualitas hubungan orangtua-anak), status kesehatan mental pribadi (yaitu, adanya depresi), dan tingkat aset perkembangan (yaitu , kompetensi psikososial). Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan mempromosikan kompetensi psikososial di kalangan pemuda dapat menjadi pendekatan yang menjanjikan untuk mencegah atau mengurangi kecanduan internet di kalangan mahasiswa di Cina.

PMID: 27635444

DOI: 10.1089 / cyber.2016.0234