Pengaruh Sosiokultural pada Persepsi Ukuran Penis Pria dan Keputusan untuk Menjalani Augmentasi Penis: Sebuah Studi Kualitatif.

Jurnal Bedah Estetika. 20 Mei 2019. pii: sjz154. doi: 10.1093/asj/sjz154.

Sharp G 1 , Oates J 2.

Abstrak

LATAR BELAKANG:

Semakin banyak pria yang tidak puas dengan ukuran penis mereka dan mencari prosedur kosmetik untuk memperbesar ukuran penis mereka. Namun, masih sedikit yang diketahui mengenai faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi laki-laki untuk mempertimbangkan prosedur ini.

TUJUAN:

Untuk menyelidiki faktor sosiokultural yang berdampak pada sikap pria terhadap ukuran penis dan juga keputusan mereka untuk menjalani pembesaran penis.

METODE:

Wawancara semi terstruktur satu lawan satu dilakukan terhadap 6 pria dewasa yang sebelumnya pernah menjalani pembesaran penis. Para pria ditanya tentang faktor sosiokultural yang menurut mereka berkontribusi terhadap ketidakpuasan terhadap ukuran penis mereka, dan motivasi mereka untuk melakukan pembesaran penis. Semua wawancara direkam secara audio dan kemudian ditranskrip kata demi kata. Transkrip wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik.

HASIL:

Tiga tema utama muncul dari wawancara, yaitu “pengaruh pornografi”, “perbandingan dengan teman sebaya”, dan “ejekan tidak langsung terkait penampilan”. Para pria mencatat bahwa penis besar aktor pria dalam pornografi telah mengubah persepsi mereka tentang ukuran penis normal. Semua pria pernah membandingkan ukuran penis mereka dengan teman sebaya, biasanya di ruang ganti, dan sering merasa penis mereka sendiri lebih kecil sebagai akibatnya. Tidak satu pun peserta yang menerima komentar negatif langsung tentang ukuran penis mereka, tetapi menyadari bahwa memiliki penis kecil adalah sumber ejekan karena terpapar lelucon di media arus utama.

KESIMPULAN:

Wawasan baru mengenai faktor sosiokultural, yaitu media dan teman sebaya, yang mempengaruhi keinginan pria untuk melakukan pembesaran penis dapat membantu dokter dalam meningkatkan komunikasi mereka dengan calon pasien.

PMID: 31107944

DOI: 10.1093/asj/sjz154